Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi meliputi 

1. Kegiatan Produksi

2. Distribusi

3. Konsumsi 


Kegiatan Produksi


Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang/jasa atau kegiatan menambah nilai guna barang/jasa.

Berdasarkan pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilai guna suatu barang akan bertambah bila barang tersebut diolah lagi dan menghasilkan barang lain.

Setiap barang memiliki nilai guna (utilitas) yang berbeda. Perbedaan nilai guna dapat dilihat dari:

a. Nilai Guna Bentuk
Yaitu suatu barang akan memiliki nilai guna apabila telah mengalami perubahan bentuk. Contoh perubahan tersebut antara lain, kacang kedelai akan memiliki nilai guna lebih tinggi apabila dirubah atau diolah menjadi tahu atau tempe.

b. Nilai Guna Tempat
Nilai guna suatu barang akan lebih tinggi karena perbedaan tempat. Misalnya, pasir akan bertambah nilai gunanya kalau dibawa ke toko bangunan.

c. Nilai Guna Waktu
Nilai guna suatu barang akan bertambah kalau barng tersebut digunakan pada saat yang tepat. Misalnya, jaket digunakan pada saat kita kedinginan, payung kita gunakan pada saat hujan atau panas.

d. Nilai Guna Kepemilikan
Nilai guna barang akan bertambah apabila barang tersebut telah berpindah kepemilikannya. Misalnya, sepatu di toko belum memiliki nilai guna dan akan memiliki nilai guna kalau sepatu tersebut dibeli oleh seseorang dan kemudian dipakainya.



Faktor produksi alam adalah faktor yang disediakan oleh alam sebagai bahan mentah atau bahan baku produksi.
  • Tanah sebagai sumber daya alam dan manusia dapat menggunakan untuk lahan pertanian, pabrik, perkebunan, peternakan, tempat untuk usaha dan lain sebagainya
  • Hutan dapat menghasilkan bahan mentah kayu
  • Barang-barang tambang, seperti emas, biji besi, minyak bumi, dan gas alam
  • Air dapat digunakan untuk pengairan atau bahan baku lainnya.

Tenaga kerja adalah sumber daya manusia yang dapat digunakan kemampuannya untuk proses produksi.

Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut:
  • Tenaga kerja terdidik adalah tenaga kerja yang menempuh pendidikan formal. Contoh tenaga kerja ini antara lain, dokter, guru, dan konsultan
  • Tenaga kerja terlatih adalah tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang terlatih, seperti montir, sopir, dan penjahit
  • Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih adalah tenaga kerja yang tidak punya keterampilan, seperti tukan sapu, tukang sampah, dan kuli bangunan.

Modal adalah segala hasil produksi yang dibuat manusia dengan tujuan untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lain.

Modal tidak hanya berupa uang tetapi bisa juga berupa barang, contoh modal: gedung, mesin, bahan mentah atau bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.

Kewirausahaan adalah kemampuan seseorang atau beberapa orang untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang tertentu.

Faktor produksi ini merupakan kemampuan menjalankan suatu perusahaan sehingga perusahaan tersebut dapat berjalan secara efisien dan menguntungkan.

Kewirausahaan sangat besar peranannya dan sebagai penentu dalam pelaksanaan serta hasil yang ingin dicapainya.


Barang hasil produksi tidak mempunyai nilai guna kalau tidak sampai ke tangan konsumen.

Misalnya, tas yang dihasilkan pabrik tidak akan sampai ke konsumen kalau tidak ada yang menyalurkan ke konsumen baik secara perorangan maupun oleh suatu lembaga.

Sebagus apapu barang hasil produksi tidak ada gunanya kalau barang tersebut tidak dapat dinikmati konsumen.

Hasil produksi akan sampai ke konsumen dengan kegiatan yang disebut distribusi. Kegiatan distribusi adalah kegiatan untuk menyalurkan barang/jasa dari produsen kepada konsumen.

Selain pengertian tersebut distribusi juga merupakan usaha untuk menambah nilai guna barang/jasa.

Tujuan distribusi antara lain sebagai berikut:
  1. Menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen
  2. Agar hasil produksi lebih berguna bagi masyarakat
  3. Kebutuhan masyarakat akan barang/jasa terpenuhi
  4. Agar kontinuitas produksi terjamin


Rumah tangga keluarga biasanya terdiri dari ayah, ibu, dan anak-anaknya. Keluarga adalah sekelompok orang yang dipersatukan oleh pertalian darah.

Keluarga ini merupakan sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah sebagai unit terkecil dalam suatu masyarakat.

Keluarga merupakan kelompok yang sering melakukan kegiatan konsumsi. Setiap anggota keluarga mempunyai kebutuhan yang sering berbeda baik dilihat dari jumlah maupun ragamnya.

Contoh kebutuhan anggota keluarga bisa berupa makanan dan pakaian, sedangkan kebutuhan keluarga adalah rumah, listrik ataupun telepon.

Tingkat konsumsi suatu keluarga dapat berbeda dengan keluarga lainnya. Perbedaan ini dipengaruhi faktor: pendapatan, jumlah anggota keluarga, gaya hidup, latar belakang pendidikan, atau lingkungan tempat tinggal.

Setiap rumah tangga berupaya sedemikian rupa dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan.

Setiap rumah tangga sebaiknya selalu menyelaraskan antara tingkat pendapat dengan tingkat pengeluaran.

Rumah tangga keluarga sebaiknya membuat perencanaan pengeluaran dengan menyusun anggaran pendapatan dan belanja keluarga agar tidak terjadi kekurangan pembiayaan.

Perusahaan merupakan tempat berlangsungnya proses produksi.

Pada saat memproduksi barang, perusahaan ini memerlukan bahan baku, tenaga kerja, dan modal.

Pada saat perusahaan ingin menghasilkan barang dan jasa makan perusahaan menentukan bahan baku, mesin dan jasa tenaga kerja.

Perusahaan dalam hal ini bukan hanya melakukan kegiatan produksi akan tetapi juga menggunakan bahan baku, tenaga kerja dan modal dalam proses produksi.

Dalam melakukan kegiatan produksi untuk menghasilkan barang atau jasa, perusahaan harus menurunkan pengeluaran biaya produksi.

Apabila biaya produksi dapat diperkecil, maka biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang atau jasa tersebut rendah sehingga berakibat pada harga barang menjadi murah.

Apabila perusahaan tidak mampu menurunkan biaya produksi maka harga barang menjadi mahal.

Perusahaan dapat menkan biaya produksi dengan membeli atau menggunakan bahan baku yang murah, menggunakan tenaga kerja yang terampil, atau dapat juga menggunakan teknologi yang tinggi sehingga dapat menghasilkan barang dalam jumlah banyak dengan kualitas yang baik.

Pada dasarnya sama dengan perusahaan, negara bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen.

Tujuan konsumsi negara berbeda dengan rumah tangga dan perusahaan. Konsumsi negara bertujuan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan masyarakat.

Negara setiap akhir tahun membuat rancangan anggaran belanja negara yang nantinya harus disetujui oleh DPR.

Hal ini dilakukan agar pengeluaran pemerintah dapat sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat.





Sumber https://geograpik.blogspot.com/2020/03/aktivitas-manusia-dalam-memenuhi.html

Komentar